Pada Senin pagi yang agak mendung, 14 Juni 2021 setelah apel pagi pukul 08.15 WIB dilaksanakan briefing rutin PSTP. Briefing tersebut dibawakan oleh Hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar M. Rizfan Wahyudi, S.H. kepada para petugas PTSP Pengadilan Agama Pematangsiantar.

Didalam briefing tersebut, beliau membakar semangat para petugas PTSP melalui yel-yel. Terlihat keempat petugas PTSP sangat semangat dalam menyanyikan yel-yel PTSP. Dipenghujung yel-yel para petugas PTSP mengucapkan “Always Smiling Everyday”, yang bermakna bahwa mereka harus selalu tersenyum dalam melayani para pencari hak keadilan. Bapak M. Rizfan Wahyudi, S.H. juga mengajak para petugas PTSP untuk selalu semangat dalam melayani dan saling berpacu untuk menjadi yang terbaik agar bisa menjadi juara.

Tim IT PA Pematangsiantar. 

Sebagai kegiatan terakhir agenda di hari Kamis, 10 Juni 2021, pukul 11.00 WIB, dilaksanakan rapat sosial Pengadilan Agama Pematangsiantar yang dipimpin langsung oleh Hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar sebagai ketua sosial, Ade Syafitri, S.Sy.. didampingi oleh bendahara sosial dan dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Pematangsiantar. Rapat ini dilaksanakan guna mereview AD/ART sosial yang telah ditetapkan sebelumnya.

Beberapa poin penting yang dibahas adalah mengenai sistem pembayaran iuran sosial, persyaratan pegawai dan keluarga pegawai yang berhak mendapat iuran sosial serta besaran iuran sosial yang akan diserahkan. Adapun tujuan utama dari adanya sosial ini adalah untuk meningkatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama keluarga besar Pengadilan Agama Pematangsiantar, mempererat rasa persudaraan serta memperkuat tali silaturahim dengan saling mengunjungi.

Tim IT-PA.Pst.

Kamis, 10 Juni 2021 setelah selesai kegiatan bintal (bina mental) sekitar pukul 09.00 WIB agenda dilanjutkan dengan rapat pembangunan zona integritas. Rapat yang bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Pematangsiantar ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Zona Integritas yaitu Wakil Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar, Asri Handayani, S.H.I., M.E. dan diikuti seluruh koordinator dan anggota setiap area.

Rapat kali ini memfokuskan pada monitoring dan evaluasi setiap area mulai dari Area I s/d Area IV. Secara bergiliran setiap koordinator area memaparkan bagaimana perkembangan pembangunan dan implementasi program prioritas yang telah disusun sebelumnya serta apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya.

Selain itu, hal penting lain yang menjadi stressing pembahasan rapat kali ini adalah mengenai inovasi. Ketua Tim Zona Integritas menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Pematangsiantar agar tetap konsisten dalam menerapkan inovasi yang telah ada kemudian berupaya untuk mengembangkannya agar lebih baik lagi. Lebih lanjut ketua tim zona integritas juga mengharapkan agar terus berupaya menemukan inovasi baru yang menyentuh langsung kepada masyarakat pencari keadilan, memberikan kemudahan dalam berperkara di Pengadilan Agama Pematangsiantar.

Tim IT, PA-Pst.

Bina mental kembali dilakukan pada tanggal 10 Juni 2021 setelah terjeda beberapa saat selama bulan Ramadhan dan kali ini dibawakan oleh Kasub Bagian Umum dan Keuangan Dadan Dzulqornaen Riyadi, SH.I. Pada bina mental ini dikisahkan mengenai raja Sholeh dan raja zalim. Pada zaman dahulu kala ada seorang raja yang amat zalim. Tiba-tiba ia menderita sakit berat. Lalu para tabib di negerinya dikumpulkan untuk menemukan penyembuhnya. Hingga akhirnya ditemukanlah obatnya yaitu dengan mengonsumsi sejenis ikan tertentu. Namun pada saat itu bukanlah musim ikan tersebut untuk muncul ke permukaan. Anehnya, walaupun belum musimnya, ternyata ikan tersebut sangat banyak muncul di permukaan laut. Sang raja akhirnya mengonsumsi ikan tersebut dan ia sembuh dan sehat seperti sedia kala.

Di belahan negeri lainnya, ada seorang raja yang Sholeh dan bijaksana yang tiba-tiba jatuh sakit. Para tabib di negerinya pun mengatakan hal sama bahwa obatnya ialah sejenis ikan yang sama. Dan pada saat itu merupakan musim dari ikan tersebut untuk muncul dipermukaan laut, sehingga akan mudah untuk mendapatkan obat bagi sakitnya sang raja. Tetapi yang terjadi ialah ikan-ikan tesebut tidak ada satupun yang tampak. Hingga akhirnya sang raja pun tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir. Ternyata si raja zalim yang selama ini banyak berbuat dosa pernah berbuat kebaikan. Lalu Allah SWT memberikan balasan atas amal baiknya sebelum ia meninggal dunia.Sehingga saat wafat, tidak akan ada lagi kebaikannya dan ia akan datang membawa dosa-dosanya.

Sedangkan sang raja Sholeh walaupun selalu berbuat baik, tetapi ia pernah berbuat salah. Allah SWT pun membalas perbuatan salahnya dengan menolak kesembuhannya, karena hukuman atas dosanya telah ditunaikan di dunia. Sehingga saat meninggal ia akan menghadap Allah SWT dengan seluruh kebaikannya tanpa ada sedikitpun dosa yang tertinggal. Dari kisah ini dapat dipetik kesimpulan bahwa ada kesalahan yang hukumannya langsung ditunaikan didunia ini, sehingga di akhirat nanti dosanya tidak diperhitungkan lagi. Begitu juga sebaliknya, kebaikan yang dilakukan langsung Allah balas di dunia sehingga ketika meninggal tidak ada lagi sisa kebaikan yang dibawa ke akhirat. Semoga kita termasuk hamba Allah yang ketika menghadapnya dalam keadaan husnul khatimah. Wallahu A’lam Bishawab.

Tim IT-PA Pematangsiantar

Pada tanggal 09 Juni 2021, salah satu perkara di Pengadilan Agama Pematangsiantar telah berhasil diselesaikan melalui mediasi.  Perkara tersebut merupakan perkara gugatan nafkah anak.

Perkara tersebut terdaftar di Pengadilan Agama Pematangsiantar dengan Register Nomor : 79/Pdt.G/2021/PA.Pst yang ditangani oleh Majelis A dengan diketuai oleh Muhammad Irfan, S.H.I. dengan hakim anggota yaitu Muhamad Tambusai Ad-Dauly, S.H.I. dan Muhammad Rizfan Wahyudi, S.H. serta Panitera Wahyu Kurniati Lubis, S. Ag. 

Asri Handayani, S.H.I., M.E.selaku mediator hakim berusaha memberikan nasehat serta meyakinkan para pihak untuk menyelesaikan perkaranya secara damai. Setelah menjalani beberapa kali mediasi yang alot, para pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Semoga perkara-pekara lainnya pada waktu yang akan datang dapat diselesaikan dengan baik melalui proses mediasi.

Tim IT PA Pematangsiantar.

  • banner-ucapan-waka.jpg
  • banner-ucapan-ketua.jpg
  • TURUT_BERDUKA_CITA_ORTU_BU_WAKA-bigbgss.png