
Pengadilan Agama Pematangsiantar melaksanakan rapat koordinasi bulanan pada Kamis, 8 Januari 2026. Rapat ini merupakan agenda rutin yang diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Pematangsiantar sebagai sarana evaluasi kinerja, penyampaian kendala, serta perumusan langkah perbaikan ke depan.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Pengadilan Agama Pematangsiantar dengan menyampaikan hasil rapat kesekretariatan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Penyampaian tersebut menjadi dasar awal pembahasan dan sinkronisasi antar bagian.
Selanjutnya, setiap pegawai diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan pekerjaan serta kendala yang dihadapi selama satu bulan terakhir. Dalam forum tersebut, disampaikan beberapa masukan penting, di antaranya perlunya perbaikan papan statistik perkara, imbauan dari bagian kepegawaian kepada pegawai yang akan mengajukan kenaikan pangkat agar segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan, serta perhatian lebih terhadap kebersihan dan keindahan Ruang PTSP dan ruang tunggu sidang.

Selain itu, para peserta rapat juga mengusulkan agar petugas satpam membantu menyeberangkan setiap orang yang akan masuk ke area kantor, sebagai langkah antisipasi untuk menghindari potensi kecelakaan lalu lintas di sekitar lingkungan pengadilan.
Pada akhir rapat, Ibu Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar Sri Hartati, S.H.I., M.H. memberikan arahan kepada seluruh aparatur agar senantiasa menjaga kedisiplinan dan kebersihan lingkungan kerja. Beliau juga menyampaikan bahwa layanan prodeo sudah dapat mulai dijalankan, serta menekankan penerapan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 7, 8, dan 9 Tahun 2017 secara konsisten. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pengawasan langsung terhadap bawahan, penerapan Smart Majelis, serta disampaikannya informasi penambahan satu orang mediator non hakim untuk mendukung layanan mediasi.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terwujud peningkatan kinerja, pelayanan yang lebih optimal, serta lingkungan kerja yang tertib, bersih, dan profesional di Pengadilan Agama Pematangsiantar.
Tim IT PA Pematangsiantar

Pengadilan Agama Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Bina Mental (Bintal) perdana di Tahun 2026 pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur pengadilan dan menghadirkan Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar Sri Hartati, S.H.I., M.H. sebagai pemateri.
Dalam penyampaiannya, Ibu Ketua membawakan sebuah kisah inspiratif tentang seorang penebang kayu yang bekerja di perusahaan kayu ternama. Diceritakan bahwa pada hari pertama bekerja, penebang kayu tersebut mampu menebang 10 pohon berkat kerja keras dan kapak yang tajam. Namun, pada hari-hari berikutnya, hasil kerjanya justru menurun, dari 8 pohon hingga hanya 6 pohon per hari.
Saat penebang kayu menghadap pimpinan perusahaan dan mengungkapkan kegelisahannya, ia ditanya apakah kapak yang digunakan masih diasah secara rutin. Penebang kayu tersebut mengakui bahwa ia terlalu fokus bekerja hingga lupa mengasah kapaknya. Pihak perusahaan kemudian memberikan nasihat bahwa kapak yang digunakan terus-menerus tanpa diasah akan kehilangan ketajamannya. Sejak saat itu, penebang kayu rutin mengasah kapaknya sebelum bekerja, dan hasil kerjanya pun kembali meningkat secara signifikan.

Mengaitkan kisah tersebut dengan dunia kerja, Ibu Ketua menyampaikan pesan mendalam bahwa manusia sering kali lupa “mengasah diri” karena terjebak rutinitas pekerjaan.
“Terkadang kita lupa untuk mengasah kemampuan diri kita karena keasyikan bekerja dan lupa beristirahat,” ungkap Ibu Ketua.
Beliau juga menghimbau agar seluruh aparatur terus memperbarui pengetahuan, rajin membaca, serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kinerja tetap optimal dan relevan dengan tantangan zaman. Selain itu, ditekankan pula pentingnya meniatkan pekerjaan dengan baik, membuat perencanaan, memahami tujuan, mengatur skala prioritas, serta tidak melupakan waktu istirahat.
Melalui kisah penebang kayu tersebut, dapat dipetik pelajaran bahwa kualitas kerja tidak hanya ditentukan oleh seberapa keras kita bekerja, tetapi juga seberapa baik kita mempersiapkan dan mengembangkan diri. Mengasah kemampuan, menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat, serta terus belajar merupakan kunci untuk menjaga kinerja tetap optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan Bintal ini diharapkan mampu menjadi pengingat dan motivasi bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Pematangsiantar untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara profesional maupun mental, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tahun 2026.
Tim IT PA Pematangsiantar

Pengadilan Agama Pematangsiantar menggelar Rapat Koordinasi Perdana Kesekretariatan Tahun 2026 pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal di tahun 2026 untuk menyelaraskan langkah, mengevaluasi kinerja, serta memastikan seluruh program kerja kesekretariatan berjalan sesuai rencana.
Dalam rapat tersebut, dilakukan evaluasi kinerja petugas keamanan (security) serta kebersihan lingkungan kantor sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan nyaman bagi aparatur maupun masyarakat pencari keadilan.
Kasubbag PTIP melaporkan bahwa penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dan Laporan Tahunan masih dalam tahap proses pengerjaan serta pengumpulan data pendukung. Sementara itu, Kasubbag Kepegawaian menyampaikan bahwa penyusunan SKP Triwulan IV Tahun 2025 telah selesai seluruhnya. Selain itu, direncanakan akan dilaksanakan pemilihan Pegawai Terbaik Semester II Tahun 2025 serta Agen Perubahan Tahun 2026 yang akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi mendatang.

Selanjutnya, Kasubbag Umum dan Keuangan melaporkan bahwa pelaksanaan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) masih dalam proses pengerjaan. Adapun laporan Barang Milik Negara (BMN) Semester II dan laporan tahunan saat ini sedang dalam tahap penutupan periode.
Melalui rapat koordinasi perdana ini, diharapkan seluruh jajaran kesekretariatan Pengadilan Agama Pematangsiantar dapat meningkatkan sinergi, akuntabilitas, serta kesiapan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tahun 2026 secara optimal.
Tim IT PA Pematangsiantar

Pengadilan Agama Pematangsiantar menghadiri rapat koordinasi yang dilaksanakan secara daring dengan agenda utama pembahasan perhitungan anggaran gaji hakim serta proses pengajuannya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2025 merupakan bagian dari upaya koordinasi dan sinkronisasi perencanaan anggaran di lingkungan peradilan.
Dalam rapat tersebut dibahas secara komprehensif mekanisme perhitungan anggaran gaji hakim yang tepat, akurat, dan akuntabel, termasuk tata cara pengajuan anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembahasan ini bertujuan untuk mendukung tertib administrasi keuangan serta memastikan pemenuhan hak-hak hakim dapat terlaksana dengan baik, sehingga mampu menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.

Rapat ini diselenggarakan oleh Biro Keuangan Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di bidang pengelolaan keuangan peradilan. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga menerima berbagai arahan dan penjelasan teknis terkait tata kelola keuangan, pelaksanaan anggaran, serta penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.
Melalui keikutsertaan dalam rapat ini, Pengadilan Agama Pematangsiantar diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab sesuai dengan prinsip good governance.
Tim IT PA Pematangsiantar
Para Hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar mengikuti Sosialisasi Asuransi Mandiri Inhealth bagi Anggota Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) pada Senin, 5 Januari 2026 yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan sehubungan dengan Program Jaminan Kesehatan Hakim Karier yang dilaksanakan oleh PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth).
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Prof. Dr. H. Yanto, S.H., M.H., yang menyampaikan pentingnya pemahaman program jaminan kesehatan bagi Hakim sebagai bentuk perlindungan dan peningkatan kesejahteraan aparatur peradilan. Selanjutnya, Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung RI, Edi Yuniadi, S.E., S.Sos., M.M., CPSAK, menyampaikan presentasi terkait kebijakan dan dukungan Mahkamah Agung dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan bagi Hakim karier.
Pada sesi berikutnya, dilakukan sosialisasi dan pemaparan teknis mengenai Asuransi Mandiri Inhealth oleh Kepala Unit Pelayanan Pelanggan Kantor Operasional Jakarta, Marcello Dwinanto. Materi yang disampaikan mencakup manfaat asuransi, cakupan layanan, serta mekanisme kepesertaan dalam program jaminan kesehatan bagi Hakim.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para Hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait program asuransi Mandiri Inhealth, sehingga dapat memanfaatkan fasilitas jaminan kesehatan secara optimal dan berkelanjutan.
Tim IT PA Pematangsiantar