tausiyah0405 1

Pada 22  Ramadhan 1442 H yang jatuh pada Selasa, 04 Mei 2021 seluruh aparatur Pengadilan Agama Pematangsiantar mendengarkan tausiyah yang dibawakan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar, Asri Handayani, S.H.I., M.E. di Musallah Al-Mizan.

Dalam tausiyah yang berjudul “6 Perkara yang Merusak Amal” , Wakil Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar  menjelaskan ada 6 perkara yang harus dijauhi demi menjaga amalan yaitu:

tausiyah0405 2

 

  • Al istghlal bi’uyubil kholqi (Sibuk dengan aib orang lain)

Sibuk mengurusi aib orang lain sehingga lupa pada aib sendiri. Seperti peribahasa “Semut di seberang kelihatan sedang gajah dipelupuk mata tidak kelihatan.”

  • Qaswatul qulub( Hati yang keras)

Kerasnya hati yang bisa lebih keras dari batu karang sehingga sulit menerima nasehat.

  •  Hubbun dunya (Cinta terhadap dunia)

Merasa hidupnya hanya di dunia saja sehingga melupakan akan hari esok di akhirat

  •  Qillatul haya’ (Sedikit rasa malunya)

Telah kehilangan rasa malu sehingga tidak takut melakukan dosa.

  • Thulul amal (Panjang angan- angan)

Merasa hidupnya masih lama di dunia ini, sehingga enggan untuk bertaubat.

  •  Dhulmun la yantahi (Kezhaliman yang tak pernah berhenti)

Melakukan perbuatan maksiat menimbulkan kecanduan bagi pelakunya, sehingga akan sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.

 

”Mudah-mudahan kita semua dijauhkan dari enam perkara ini sehingga tetap istiqamah dalam ketakwaan”, harap beliau menutup tausiyahnya.

 

Tim IT PA Pematangsiantar

  • banner-ucapan-waka.jpg
  • banner-ucapan-ketua.jpg
  • TURUT_BERDUKA_CITA_ORTU_BU_WAKA-bigbgss.png