Sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan Mahkamah Agung RI dalam mewujudkan visi “Mewujudkan Badan Peradilan yang Agung”. Cetak Biru Mahkamah Agung 2010-2035 mengamanatkan agar pengelolaan Sumber Daya Manusia Mahkamah Agung dilakukan berbasis kompetensi, agar dapat dicapai desain organisasi berbasis kinerja dan pada akhirnya dapat memberikan pelayanan prima kepada pengguna Peradilan. Oleh karena itu untuk dapat mengoptimalkan pengelolaan kepegawaian, Mahkamah Agung mengembangkan suatu aplikasi kepegawaian yaitu Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP) sejak tahun 2010. Dengan aplikasi SIKEP, semua data pegawai tersimpan dalam dokumen elektronik, sehingga dapat diakses dengan mudah dan tanpa menggunakan kertas (paperless).

Kali ini Mahkamah Agung melaksanakan peluncuran aplikasi SIKEP terbaru versi 3.1.0 pada hari Kamis tanggal 20 Desember 2018. Pengadilan Agama Pematangsiantar menyaksikan langsung acara peluncuran ini dengan kegiatan nonton bersama melalui channel mahkamahagunglive di youtube. Seluruh personil mulai dari ketua, para hakim, dan seluruh pejabat serta pegawai honorer antusias menyaksikan acara ini.

SIKEP 3.1.0 ini terintegrasi dengan aplikasi Mahkamah Agung lainnya seperti sistem informasi kediklatan (Sisdiklat) dan sistem informasi pengawasan (Siwas). Selain itu, versi 3.1.0 ini sudah dilengkapi dengan dashboard yang berisikan statistik keadaan Pegawai dari berbagai informasi yang dibutuhkan oleh pimpinan. Pada tataran yang lebih ideal, integrasi ini bertujuan meningkatkan efektivitas, transparansi dan akuntabilitas sumber daya manusia di Mahkamah Agung dan peradilan dibawahnya.

Segenap jajaran Pengadilan Agama Pematangsiantar mengucapkan selamat atas peluncuran aplikasi SIKEP 3.1.0 ini, semoga dengan adanya aplikasi SIKEP terbaru ini maka pengelolaan administrasi seluruh pegawai Mahkamah Agung semakin baik sehingga Mahkamah Agung dapat menjadi lembaga tinggi negara yang maju dan jaya dan visi Mahakamah Agung dapat terwujud.

Tim IT-PA.Pst

  • 001sel-ibrahim.jpg
  • 003sel-bt.jpg